[Book Review] French Pink

23364265

Judul: French Pink

Genre: Romance, Fantasy

Penulis: Prisca Primasari

Penerbit: Grasindo

Tebal: 80 halaman

Terbit: Oktober 2014

Rating: 4 of 5 stars

Sinopsis:

Di Distrik Jiyugaoka yang mungil, cantik, dan berwarna-warni, Hitomi tiba-tiba bertemu pria aneh yang mengungkit-ungkit tentang kematian.

Siapa sebenarnya pria itu? Dan… lho, lho, mengapa dia jadi menyuruh Hitomi mencarikan syal warna French Pink? Mana mungkin sih pria beraura gelap seperti itu menyukai warna pink? Dan untuk apa juga?

Ck. Sungguh. Pria itu benar-benar merepotkan Hitomi.

Hitomi memiliki toko pita di Distrik Jiyugaoka. Dulu, dia adalah perempuan yang ceria. Kini, Hitomi mengalami depresi. Hidupnya jadi kelabu. Hitomi yang kehilangan tujuan hidup ingin segera mengakhiri hidupnya.

Keinginan Hitomi entah bagaimana caranya diketahui oleh seorang pemuda misterius yang tiba-tiba muncul di hadapannya. Pemuda itu bernama Hane.

Pertemuan Hitomi dan Hane yang aneh itu terus berlanjut hingga keesokan harinya. Hane meminta bantuan Hitomi untuk mencari benda dengan warna tertentu. Pemuda yang selalu berpakaian hitam itu ternyata buta warna.

“Saya rasa, Hitomi-san, Anda lebih buta warna daripada saya.”

Walau jengkel dengan Hane yang sering tiba-tiba muncul dalam hidupnya, Hitomi tetap membantu Hane menemukan benda-benda yang dia cari.

Lalu, untuk apa Hane mengumpulkan benda-benda itu? Dan, siapa pemuda misterius itu? Apakah dia dewa kematian yang ingin mewujudkan keinginan Hitomi? Temukan jawabannya di French Pink.

Review:

Ini pertama kalinya aku baca karyanya Prisca Primasari dan aku jatuh cinta dengan caranya bercerita. Membaca buku ini seperti membaca komik serial cantik(?) yang sering aku baca waktu SMP dulu. Hangat.

French Pink memiliki alur yang cukup cepat dan kekuatan dari narasinya berhasil membuatku terhanyut dengan ceritanya yang hanya 80 halaman ini. Aku bisa membayangkan dengan jelas suasana di toko pita Hitomi dan tempat-tempat yang dia kunjungi demi membantu Hane menemukan benda-benda berwarna yang dicarinya. Kalau orang bilang ini novel terjemahan dari Jepang, aku akan percaya.

Kedua karakter utama yang ada di French Pink juga menarik. Nuansa kelabu di diri Hitomi yang kesehariannya dikelilingi warna yang ceria terlihat kontras dengan karakter Hane yang selalu berpenampilan kelabu dan nggak mengenal warna, tapi justru terlihat ceria.

Oh, aku juga suka dengan ragam warna yang dideskripsikan Hitomi ke Hane. Jujur, buatku warna itu sesederhana pink muda, pink, pink tua, dan shocking pink. Begitu juga untuk warna lainnya. Waktu baca buku ini aku baru sadar kalau warna juga mempunyai karakter yang membedakan dirinya dengan warna lain yang berada di kategori yang sama.

Dan, akhirnya ceritanya… kejutan yang diberikan sukses menerbitkan air mata. Hiks…

Kejutan apa? Temukan jawabannya di French Pink ya 😉

large (25).jpg

“Jadilah seperti Hitomi yang dulu,” ujarnya. “Yang menunjukkan segala jenis warna padaku. Jadilah seperti syal French Pink itu.” (image source: here)

Aku pernah merasakan sensasi ini saat menonton film Jepang yang judulnya Be With You (Ima, Ai ni Yukimasu). Sama seperti film itu, cerita ini memberikan nuansa magis yang menyentuh hati.

Seandainya buku ini dijadikan komik, aku nggak keberatan untuk membacanya lagi. Dibikin anime seperti 5 Centimeters Per Second (Byōsoku 5 Centimeter) pasti bagus banget. Aku mau nonton.

Untuk kamu yang suka dengan cerita fantasi yang menyentuh hati, plus berlatar di Jepang, aku rekomendasikan buku ini buat kamu.

4 bintang untuk French Pink…!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s