[Book Review] Confessions

19161835

Judul: Confessions

Genre: Young Adult, Crime

Penulis: Kanae Minato

Penerbit: Mulholland Books

Tebal: 240 halaman

Terbit: Agustus 2014

Rating: 5 of 5 stars

Sinopsis:

Her pupils killed her daughter. Now, she will have her revenge.

After an engagement that ended in tragedy, all Yuko Moriguchi had to live for was her four-year-old child, Manami. Now, after a heartbreaking accident on the grounds of the middle school where she teaches, Yuko has given up and tendered her resignation.

But first, she has one last lecture to deliver. She tells a story that will upend everything her students ever thought they knew about two of their peers, and sets in motion a maniacal plot for revenge.

Narrated in alternating voices, with twists you’ll never see coming, Confessions probes the limits of punishment, despair, and tragic love, culminating in a harrowing confrontation between teacher and student that will place the occupants of an entire school in harm’s way. You’ll never look at a classroom the same way again.

Hari itu hari terakhir Yuko Moriguchi mengajar. Beberapa muridnya terkejut mendengar pengumuman itu. Mereka menduga pengunduran diri Moriguchi karena tragedi yang terjadi pada dirinya. Moriguchi memang tengah berduka karena kepergian anaknya. Manami, gadis manis berusia empat tahun itu mengalami kecelakaan, tenggelam di kolam renang sekolah tempat Moriguchi mengajar. Moriguchi tidak menyangkal kalau pengunduran dirinya ada hubungannya dengan Manami, tapi kemudian dia memberikan pengumuman yang lebih mengejutkan dari pengunduran dirinya. Dengan tenang Moriguchi bercerita kalau di dalam kelas itu ada dua murid yang sudah membunuh putrinya. Karena itu dia sudah menyuntikkan darah yang mengandung virus penyakit mematikan milik tunangannya (yang juga ayah Manami) ke dalam susu yang kedua siswa itu minum.

“That should give you plenty of time to think about the value of life.

I hope you have a productive and pleasant vacation, and I want to thank you for the past year. Class is dismissed.”

Apa yang terjadi setelah pengakuan Moriguchi hari itu? Bagaimana kehidupan kedua siswa yang sudah membunuh Manami? Apakah pembalasan dendam Moriguchi tercapai? Temukan jawabannya di Confessions.

Review:

Confessions ini adalah buku yang paling ingin aku baca setelah menonton filmnya beberapa tahun yang lalu. Aku jatuh cinta dengan film itu sampai penasaran ingin membaca novelnya. Dan, terima kasih Tuhan, akhirnya aku bisa membaca buku ini setelah penantian yang cukup lama. *masih terharu*

Pada dasarnya, novel dan film Confession memiliki jalan cerita yang hampir sama. Tapi di dalam novel ini kita bisa mengenal lebih dalam karakter yang ada.

Confessions menggunakan sudut pandang yang berbeda di setiap babnya. Seperti yang aku tulis di atas, cerita ini diawali dengan Moriguchi yang mengakhiri hari terakhirnya mengajar dengan bercerita tentang kehidupannya, tentang tunangannya yang penderita HIV AIDS dan pembalasan dendamnya pada kedua siswa yang sudah membunuh anak kesayangannya.

Pengakuan Moriguchi tentu membawa dampak yang besar pada kehidupan para siswanya. Di bab berikutnya, Mizuki, si wakil ketua kelas, bercerita tentang perubahan yang terjadi di kelas mereka, terutama perubahan dalam kehidupan Naoki dan Shuya, kedua siswa yang dituduh Moriguchi telah membunuh Manami. Sejak hari itu, Naoki tidak pernah muncul lagi di sekolah, dia mengurung diri di kamar. Lalu, Shuya yang merupakan siswa paling pintar di sekolah mereka menjadi target bully di kelas.

Seperti efek domino, itulah yang terjadi dalam cerita ini.

Shuya dan Mizuki saat menjadi target bully di kelas. (image source: here)

Confessions memiliki cerita yang “disturbingly good”. Bagus banget, namun di lain sisi mengganggu karena cerita mereka mengingatkan aku dengan berita kriminal yang pernah aku tonton.

Naoki dan Shuya hanya siswa SMP biasa, yang baru berusia 13 tahun, tapi mereka bisa merenggut nyawa seseorang dan bahkan merencanakan pembunuhan itu. Ya, tentu ada latar belakang dan tujuan mengapa mereka tega membunuh gadis kecil itu. Di dalam pengakuannya masing-masing, mereka akan bercerita mengapa mereka melakukan itu. Di situ kita akan paham dengan apa yang terjadi. Lalu, pada akhirnya kita nggak bisa lagi menentukan siapa yang benar, siapa yang salah.

“I think we regular people may have forgotten a basic truth–we don’t really have the right to judge anyone else.”

Untuk alur ceritanya, Confessions memiliki alur maju (yang kadang berisi flashback) dan berjalan cukup lambat. Masing-masing karakter yang bercerita menceritakan kehidupan mereka dengan cukup detail, jadi agak menahan jalan ceritanya. Plot ceritanya sendiri menarik. Sebagian orang mungkin akan menganggap pengulangan adegan atau ceritanya membosankan, tapi aku nggak masalah dengan itu karena aku bisa melihat pandangan yang berbeda dari satu kejadian yang sama.

Jujur aja, Confessions memiliki cerita yang cukup berat untuk aku cerna. Bisa dibilang, aku termenung dan banyak berpikir waktu membaca novel ini. Selain itu, ada banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari ceritanya. Terutama tentang hubungan orangtua dengan anak-anak mereka. Walaupun aku nggak setuju dengan apa yang telah mereka lakukan, aku bisa paham mengapa Naoki dan Shuya jadi seperti itu.

Untuk kamu yang ingin membaca cerita kriminal remaja yang realistis dengan kehidupan kita atau ingin membaca cerita yang bisa membuat kamu termenung dan berpikir, aku merekomendasikan banget novel ini.

Untuk kamu yang agak kesulitan mencari novel Confessions (kayak aku XD ), sambil mencari novelnya, kamu bisa coba tonton dulu filmnya. Keren banget, sumpah. Filmnya menggambarkan dengan baik betapa gelapnya cerita dalam novel ini.

5 bintang untuk Confessions.

Bonus: fan video yang aku temukan di YouTube

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s