[Book Review | Giveaway] The Stolen Years

28255536

Judul: The Stolen Years

Genre: Romance

Penulis: Ba Yue Chang An

Penerjemah: Jeanni Hidayat

Penerbit: Haru

Tebal: 344 halaman

Terbit: Januari 2016

Rating: 4 of 5 stars

Sinopsis:

Hal terakhir yang diingat He Man adalah ia sedang berbulan madu dengan suaminya, Xie Yu. Namun, tiba-tiba gadis itu terbangun di rumah sakit dan sudah bercerai. He Man mengalami amnesia dan lupa akan lima tahun terakhirnya.

Ia tidak mengerti mengapa ia bisa bercerai dari Xie Yu padahal mereka saling mencintai. Ia tidak mengerti mengapa sahabatnya sekarang malah menjadi musuhnya. Ia tidak mengerti mengapa seakan semua orang membencinya.

Ketika He Man berusaha mengumpulkan kembali kenangan dan ingatannya, ia mulai menemukan hal-hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

Bagaimana jadinya kalau suatu hari kamu bangun dari tidur dan lima tahun sudah berlalu begitu saja? Bingung, pastinya. Begitu juga yang dirasakan He Man.

Suatu hari dia terbangun dari tidur dan menemukan dirinya di rumah sakit bersama He Qi, kakaknya. Padahal, dia sedang bulan madu bersama Xie Yu. Sehabis makan malam, mereka naik motor menyusuri garis pantai. Di tengah jalan, He Man yang merekam perjalanan mereka dengan video meminta Xie Yu menciumnya untuk dia abadikan. Awalnya Xie Yu menolak, tapi karena He Man terus memaksa, pemuda itu tidak bisa menolak. Gara-gara ciuman itu, Xie Yu tidak fokus melihat jalan sehingga mereka menabrak pohon. Makanya saat tersadar, dia mencari Xie Yu. Gadis itu khawatir dengan keadaan suaminya.

Itu kecelakaan yang He Man ingat.

Sayang, kenyataan yang terjadi tidak begitu.

He Man mengalami kecelakaan yang cukup fatal sampai dia gegar otak. Sebagian memori gadis itu menghilang. Yang dia ingat hanya sampai lima tahun lalu, di malam terakhir bulan madunya bersama Xie Yu. Yang dia ingat, saat ini, dia sedang bahagia dengan pernikahannya dan dia sangat mencintai Xie Yu.

Makanya saat He Qi memberitahu apa yang terjadi pada He Man, gadis itu sangat terpukul. Dia harus menerima kenyataan kalau setelah lima tahun menikah, dia sudah tidak tinggal bersama Xie Yu. Keduanya sudah bercerai. Lalu, satu-satunya sahabat yang dia punya, Xiao Huan, juga membencinya.

Bagaikan terbangun dari tidur yang panjang, lalu orang yang semalam baru saja berjanji akan mencintaimu selamanya, tiba-tiba malah menghilang tanpa kabar. Bagaimana mungkin mereka menyuruhnya menerima semua kegilaan ini?

He Man jadi bingung setengah mati. Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa dia bisa bercerai dengan Xie Yu? He Man sangat mencintai pemuda itu, jadi kenapa mereka bisa berpisah? Lalu, kenapa Xiao Huan menjauhinya? Apa yang ‘He Man yang dulu’ lakukan sampai harus kehilangan orang-orang yang dia sayangi?

Nekat, He Man pergi menemui Xie Yu. Dia juga mencoba menghubungi Xiao Huan. Gadis itu ingin menemukan kembali memori lima tahun hidupnya yang hilang dan mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di kepalanya. Dan, jika bisa, memperjuangkan cinta yang pernah dilepasnya.

Jadi, apakah He Man bisa menemukan kepingan kenangannya yang hilang dan menjawab semua rasa penasarannya? Lalu, apakah dia bisa kembali bersama Xie Yu? Temukan jawabannya di The Stolen Years.

 

Review:

Setelah minggu lalu dibikin jatuh cinta dengan A Tuo, minggu ini aku dibikin nangis sama He Man. Hiks… *cari tisu*

Sekali lagi terima kasih untuk Haru karena sudah memperkenankan aku mereview kedua M-Novel yang terbit bulan Januari ini.

Ada yang bilang, ketika kebahagiaan datang, kebanyakan dari kita tidak menyadarinya sama sekali. Itu tidak benar. He Man sangat mengerti maksud perkataan itu. Dirinya yang sekarang ini lebih memahami arti kebahagiaan dibanding siapa pun. Kebahagiaannya sekarang ada di depan mata, pada seberkas cahaya yang bersinar di hadapannya.

Premis cerita The Stolen Years ini menarik banget. Bagaimana kalau kamu terbangun dari tidur dan kehilangan memori lima tahun terakhir dalam hidup kamu? Membingungkan dan sedih, pastinya. Karena apa yang terjadi lima tahun lalu, bisa jadi berbeda dengan yang terjadi sekarang. Karena orang yang kamu cintai dan mencintai kamu dulu, bisa saja sekarang menjadi orang yang membenci kamu.

Makanya pas He Man sadar kalau dia sudah bercerai dengan Xie Yu, pemuda yang dicintainya lima tahun lalu, hatiku juga ikutan hancur. He Man pasti terpukul banget menerima kenyataan itu karena saat ini, di ingatannya yang sekarang saat dia tersadar dari koma, dia masih mencintai Xie Yu. Ah, jadi sedih.

Ya, jika dibandingkan dengan Cafe Waiting Love yang bikin kita tertawa, The Stolen Years memang menyayat hati. Melihat semua yang He Man lakukan untuk menemukan kepingan memorinya yang hilang sekaligus mencoba memperbaiki hubungannya dengan Xie Yu, itu pedih banget. Belum lagi kenyataan pahit yang harus mereka terima. Duh… *cari tisu lagi*

the stolen years

image source: google, edited by me

The Stolen Years ini awalnya adalah sebuah film yang skenarionya ditulis oleh Huang Zhen Zhen, baru setelah itu diadaptasi menjadi novel oleh Ba Yue Chang An. Mungkin karena itu cara bercerita di novel ini ringkas seperti dalam film. Kalimatnya nggak berbunga-bunga dan nggak buang-buang paragraf dengan penjelasan yang terlalu detail. Perpindahan dari masa dulu ke masa sekarang juga nggak bikin kaget. Plotnya rapi pokoknya. Dan alurnya termasuk cukup cepat. Makanya pas baca novel ini aku nggak sadar kalau sudah sampai di akhir cerita. Hehe…

Aku suka dengan konflik yang diangkat di novel ini. Tentang karakter dan perasaan manusia yang berubah seiring berjalannya waktu. Tentang cinta yang perlahan memudar karena sang pemilik cinta terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Tentang senyum ceria yang berubah jadi dingin karena kerasnya kehidupan. Realistis banget, kan? Walaupun soal amnesia kesannya ‘drama’ banget, tapi di novel ini bagian itu jadi cukup masuk akal. Seandainya He Man nggak amnesia, mungkin dia dan Xie Yu nggak akan pernah sadar dengan besarnya cinta yang dulu pernah mereka miliki.

Berapa banyakkah hubungan yang kandas karena keegoisan, dan berapa banyakkah cinta yang memudar karena kerakusan?

Aku cukup puas dengan penyelesaian ceritanya. Dan yang pasti ada banyak banget pelajaran yang bisa aku dapat dari membaca cerita He Man dan Xie Yu ini. Terutama pelajaran tentang cinta yang tulus.

Untuk yang sudah punya pasangan atau mau menikah atau sudah menikah, novel ini bisa jadi bacaan yang cocok buat kalian karena membuka mata banget. Buat kamu yang masih remaja dan dewasa muda juga nggak masalah baca novel ini karena walaupun ini novel dewasa, ceritanya aman untuk dibaca.

Intinya, buat kamu yang mau membaca cerita romance yang pedih, aku rekomendasikan banget novel ini buat kamu.

Dan covernya, ini cover paling cantik dari Haru yang pernah aku lihat. Aku suka banget 😀

Nah, buat kamu yang mau baca The Stolen Years gratis, kamu bisa ikutan giveaway di bawah ini. Ada 1 buah novel The Stolen Years dari Penerbit Haru buat kamu. Cuma 3 hari ya giveaway-nya. Dari tanggal 20 – 22 Januari ini saja.

Caranya gampang banget.

  1. Follow akun Twitter @penerbitharu dan @riadestriana supaya aku bisa mudah menghubungi kamu kalau kamu menang giveaway ini. Kalau mau follow blog ini juga boleh. Hehe…
  2. Share postingan ini ke akun sosial media yang kamu punya. Pakai tagar #TheStolenYears ya.
  3. Jawab pertanyaan berikut ini:

Apa memori terindah dalam hidup kamu yang nggak akan pernah kamu lupakan sampai tua nanti?

Kalau aku? Memori terindahku itu pas novel yang aku tulis akhirnya bisa terbit dan dibaca banyak orang. Aku nggak akan pernah lupa dengan rasa itu. Hehe…

So, gimana? Gampang kan pertanyaannya?

Tulis jawaban terbaik kamu di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa cantumkan nama kamu dan nama akun twitter kamu ya. Satu orang yang beruntung akan mendapatkan The Stolen Years gratis!

 Ingat lho, cuma 3 hari. Jadi, cepat ikutan. Ditunggu partisipasinya ya 😉


UPDATE

Selamat untuk David Arifka

Kamu mendapatkan satu novel The Stolen Years dari Haru 😀

Advertisements

22 thoughts on “[Book Review | Giveaway] The Stolen Years

  1. Sofhy Haisyah
    @Sofhy_Haisyah

    Memori terindah dalam hidupku, salah satunya itu adalah masa dimana nenek sering mengajakku pergi ke arisannya (usiaku sekitar 5 tahunan keatas, udah TK). Tidak ada teman bermain, tapi kehangatan berada ditengah-tengah para nenek yang berada di arisan tersebutlah yang sangat aku sukai. Dikatain cantik, lucu, manis, lalu disuguhkan es teh manis dengan gelas besar dengan kue yang banyak, semua itu menjadi memori indah dan pengen aku ulang.

    Terlebih lagi, es teh manis dengan gelas besarnya, itu minuman yang sangat jarang aku minum dirumah, karena aku punya riwayat amandel jadi orangtuaku sedikit protektif dan melarang aku minum yang ada es-nya. Tapi pas ke arisan sama nenek, minuman es nggak dilarang, jadi senang bisa minum es ^_^))/ Selain itu, yang bikin memory ini menjadi indah juga karena aku merasa menjadi cucu yang paling disayang oleh nenek. Karena, cuma aku cucunya yang diajak jalan ke arisan itu, padahal banyak juga kok sepupuku yang seumuran dan bisa diajak jalan kemana-mana.

    Mengingat memory itu, aku rasanya mau minum es teh manis gelas besar, tentunya diam-diam tanpa diketahui Ibu dan bapakku ^_^))”>

  2. Twitter : @ryeroro

    kennangan terindah ya.. kalau ditanya begitu akan sedikit sulit menjawabnya, karena setiap orang pasti punya banyak kenangan indah dalam hidupnya, akan sulit untuk memilih yang terindah diantara yang indah itu.

    tapi bagiku, ada satu kenangan yang aku anggap terindah, dimana aku selalu dimanja oleh nenek ku, diantara saudara2ku aku termasuk yang paling dekat dengan nenekku. sekarang beliau sudah tiada, tapi setiap detik kebersamaanku dengannya akan aku ingat sebagai kenangan terindah.
    aku tau dimasa depan akan ada begitu banyak kenangan indah yang akan menghampiriku, tapi begitupun aku harap kenangan yang ini akan terus tersimpan tanpa harus tertutupi dengan kenangan dimasa depanku.

  3. Nama: Fiska Fadila
    Twitter: @fiskafadila
    Memori terindah yang nggak akan terlupakan sampai tua nanti adalah, saat tanggal 1 April 2015, aku iseng ikutan kuis berhadiah note bersampul koala kumal di Twitter @radityadika, dan menang! Pas dapet dm dan tweet “Selamat kamu mendapatkan note bersampul koala kumal”, aku langsung teriak dan loncat-loncatan heboh, berpikir, “ini bukan april mop kan?” Dan setelah selesai UN hari terakhir, paketnya pun sampai dirumah. Aku seneng banget dapet note bersampul koala kumal dari bang raditya dika. Simpel sih, tapi karena aku fans berat bang raditya dika, suatu kebanggaan sendiri memenangkan kuis dari bang raditya dika langsung.

  4. Apa memori terindah dalam hidup kamu yang nggak akan pernah kamu lupakan sampai tua nanti?

    Memori terindahku waktu pertama kali menang giveaway novel. Setelah hampir satu bulan wara-wiri berburu giveaway novel menarik, akhirnya dapat kesempatan menang juga. Yang paling berkesan giveawaynya diadain oleh penulisnya sendiri, dan waktu itu pertanyaannya: apa yang akan dilakukan jika menjadi tokoh dalam cerita? Aku senang dan bangga juga karena jawabanku termasuk yang menjadi pemenang, artinya imajinasiku membuat cerita singkat bisa dipertimbangkan gitu deh sama penulis aslinya heheee. Dan karena menang ini juga aku makin semangat berburu giveaway hahaaa. Makanya pengalaman ini jadi memori terindah yang nggak akan aku lupa 😉

    nama: Aulia
    twitter: @nunaalia

  5. Nama: Fariz Anshar
    Twitter: @f14anshar

    Mungkin, menerbitkan buku pertama saya yg berjudul Jomblo Ngoceh, terbit pada tgl 19 Januari 2016, adalah memori terindah dalam hidup yg tak akan terlupa.

  6. Nama: David Arifka
    Twitter: @arifka_73

    Momen terindahku ketika aku bisa bersaing dengan Rival. Bersaing dalam segala hal…. Saling menunjukan kemampuan masing-masing untuk menjadi pemenang. Walaupun kami sedang bersaing kami selalu menyemangati… Saling membantu! Dan itu sang menyenangkan.. Itu momen terindahku. Dan kuharap jika aku mendapatkan novel ini akan aku berikan padanya…. Karena dia sangat menyukai novel. Terimakasih.

  7. Nama : Sri S.
    Twitter : @srificha
    Link share: https://twitter.com/Srificha/status/689811861135458305

    Memori yang akan selalu kuingat hingga tua nanti adalah memori saat aku berhasil di wisuda dan di menikah dengan adanya ayah dan ibuku yang bisa menyaksikan hari bahagiaku.
    Keluarga adalah satu-satunya yang memiliki kasih sayang penuh dan tulus kepadaku. Bagaimana pun di saat kebahagian mereka berhasil terwujud aku akan mengenangnya selalu dalam hatiku,.Tidak ada yang lebih kuinginkan selain menghabiskan masa tua mereka dalam rumah mungil dimana kami bisa berbagi cerita bersama dan berharap semua kenangan itu tidak akan pernah pudar.

    Aku akan selalu mencintai mereka, dan mengenangnya dalam hatiku. 🙂

  8. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta

    Moment yang tidak akan pernah terlupakan dalam hidupku, salah satunya adalah pas masuk SMP. Bisa dibilang itu masa dimana banyak kejadian berarti terjadi dan mengubah hidupku.
    Aku membuktikan bahwa anggapan orang lain terhadapku saat SD adalah keliru. Aku berkenalan dengan ‘rasa’ baru yang membuatku memahami ‘rasa’ itu ketika sudah lebih dewasa. Aku juga mencoba hal baru yang bisa dikatakan tidak dilakukan oleh teman-temanku yang lain seperti mencoba mengikuti berbagai lomba, yang memudahkan jalanku diterima di SMA unggulan di kabupaten dimana pada saat itu, hanya aku yang sekolah disana setamat SMP.
    Aku berkenalan dengan lingkungan baru, belajar banyak hal baru, sedikit demi sedikit berubah jadi pribadi yang lebih mandiri.
    Kalau aku tidak melakukan hal-hal tersebut mungkin aku yang sekarang bukanlah seperti ini.

  9. Nama: Lala
    Twitter: @fazidaa_
    Setiap kali aku pergi ke suatu tempat baru. Aku memang hobi berpetualang, ke tempat manapun itu, mau di Indonesia ataupun di luar negeri, akan jadi memori terindah, walau memang nyatanya perjalananku nggak begitu menarik. Aku pergi masih bareng-bareng keluarga, belum sendiri, belum dapat berkelana sendiri. Tapi setiap kali mengingat tempat mana saja yang pernah kukunjungi rasanya ingin terus tersenyum, bahkan kalau bisa saat membuka mata sudah ada di tempat itu saat itu juga. Walau sudah bertahun-tahun yang lalu, rasanya aku masih dapat mengingat detailnya; saat kakiku memijak pasir pantai Kuta, saat aku mencoba-coba snorkeling di laut kepulauan seribu padahal takut banget, saat kaget melihat penampakan Pantai Losari yang kukira bagus banget :”D, saat aku pertama kali berkunjung ke Merlion Park, dll. Salah satu goal-ku bahkan, harus memenuhi buku jurnal-ku dengan foto diriku di landmark berbagai daerah, serta memenuhi paspor dengan stempel imigrasi berbagai negara :”) Saat tua nanti, aku yakin saat ditanya kemana saja aku pernah pergi, aku akan bercerita seantusias seakan aku baru pergi kesana hari kemarin. 😀

  10. Sebenarnya ada banyak sekali moment terindah yang tidak bisa dilupakan dalam hidupku 😀 tapi menurutku kenangan yang paling indah adalah saat aku bisa membuat orangtua ku tersenyum bangga saat aku bisa jadi juara kelas saat aku masih SMA dan saat aku berhasil lulus di PTN yang aku inginkan. saat itu rasanya kebahagian ku berkali-kali lipat saat melihat kedua orangtua ku tersenyum bahagia saat aku memberikan kabar baik itu 🙂

    nama : RIZKI HANDAYANI
    twitter : @yannie_minnie

  11. Nama: Ninda Rukminingtyas
    Twitter: @ninda_aa

    Karena aku fangirl kpop, maka memori terindah dalam hidupku adalah waktu dapet album gratis! Sebenernya ngga bisa dibilang gratis juga… Awalnya iseng-iseng ikutan GA luar negeri yang open international. Hadiahnya i pad sama voucher belanja senilai 50 dollar. Voucher itu berlaku di online shop a***** yang ada di Amerika. Karena bingung mau beli apa akhirnya beli album EXO. Belinya April dan janji datengnya Mei, ditunggu sampai akhir Mei nggak dateng-dateng. Akhirnya di refund dan vouchernya utuh. Eh ngga tahunya baru dateng bulan September! Asyik,, senengnya jadi dobel voucher utuh plus dapet album! Yeay! Sempat kepikiran bakal dituntut pihak a***** karena udah ngerefund tapi malah nerima barangnya, eh sampai sekarang ngga papa! Alhamdulillah….

    Kalau kakak mau jadi salah satu kenangan terindahku, bagi buku The Stolen Years -nya dong… :v :v

  12. Puspa Imanda
    @OephaIm

    Apa memori terindah dalam hidup kamu yang
    nggak akan pernah kamu lupakan sampai tua
    nanti?

    Jawaban.

    -Punya orangtua sesempurna mamah dan bapakku sekarang.

    -Menjadi juara 1 olimpiade Ipa tingkat kabupaten. Dan ikut seleksi ke Provinsi.
    Aku sangat bersyukur, bisa mengangkat nama sekolah yang bereeputasi buruk menjadi sedikit lebih baik.

    -Dan, terakhir tidak akan melupakan rumah tempat tinggalku sekarang yang penuh akan memori.

    #oephaIm

  13. Agatha Vonilia M.
    @Agatha_AVM

    Memori terindah itu adalah aku diberi kesempatan menjadi seorang guru playgroup hampir 2 tahun. Mengenal anak-anak yang lucu dan menggemaskan serta mengajar mereka dengan melakukan berbagai riset di mana aja sampai konsultasi juga sama para orang tua masing-masing siswa. Berusaha menjadi teman terbaik para orang tua sehingga aku dapat mendengarkan keluh-kesah mereka tentang anaknya dan aku pun dapat memikirkan bagaimana cara yang tepat untuk menangani anak-anak mereka. Memori dan pengalaman paling indah serta merupakan kesempatan berharga dari Tuhan. Aku akan terus mengingat dan tidak akan melupakan wajah kanak-kanak mereka meskipun seiring perjalanan waktu wajah dan tingkah laku mereka akan berubah serta semakin bertambah dewasa. Aku ingin mereka menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan juga negara. Aku masih menyayangi kalian. Senyum kalian telah memberiku semangat baru dalam hidup.

  14. wening | @dabelyuphi

    kenangan terindah? umm.. mungkin banyak sih.. karena aku selalu menghargai setiap kenangan yang pernah terjadi dalam hidupku entah itu yang baik maupun yang buruk sekalipun. karena tiap kenangan pasti punya pelajaran dan arti tersendiri buatku.
    kalo kenangan terindah yang tak terlupakan sampai tua nanti mungkin banyak yang terjadi saat sma kali ya. aku sendiri penderita difabel, dan termasuk orang yang gampang minder dan sulit beradaptasi, terlebih nggak banyak temen dari smp yang sama-sama masuk ke sma tersebut. makanya aku sempet sedih dan takut saat masuk sma karena kurang percaya diri saat masuk ke sana, meskipun itu sekolah pilihanku sendiri.
    tapi seiring berjalannya waktu, apa yang aku takutkan ternyata cuma hasil dari pikiran-pikiran burukku saja. teman-teman baruku di sma justru lebih ‘welcome’ dari teman-teman yang sudah pernah aku temui sebelumnya. terlebih kini saat sudah sekian tahun berlalu dari tahun kelulusan kami, dan masing-masing telah berpencar ke berbagai kota di indonesia, setiap lebaran tiba kami selalu berusaha untuk mengadakan reuni. dan yang membuatku merasa bahagia adalah saat mereka berkunjung ke rumahku sebagai ganti karena keadaan yang membuatku sering tidak bisa ikut halal bihalal. saat reuni yang mungkin hanya beberapa jam itulah kenangan-kenangan terindah dirawat dan kembali dipupuk agar tak terlupakan dengan keseruan, kejahilan dan kebersamaan yang selalu diperbarui 🙂

  15. Nama: GesthaRD
    Twitter: @AltGST

    Memori terindah yang tak akan kulupakan sampai tua nanti adalah..

    Saat acara malam kelulusan SMA.
    Malam itu merupakan malam dimana detiknya kami bersama. Malam dimana kami berdiri saling berpegang tangan dan meng-kilas balik secara singkat 3 tahun silam. Lirik “Kemesraan ini.. Janganlah cepat berlalu..” disendandungkan para guru di atas panggung. Air mata kami tak dapat tertahan. Mengingat segala perjuangan, pencapaian, suka duka ,kebersamaan dan kekeluargaan yang telah kami genggam kini. Benar-benar tak menyangka waktu begitu cepatnya menemukan kami pada saat seperti ini. Para pendidik kami yang hebat-hebat itu mengguyuri kami dengan air kembang,tanda kami telah sah menjadi alumni. Ada rasa yang tak dapat kujelaskan pada saat itu, bagaimana bencinya aku dengan perpisahan seperti ini. Betapa aku tak mau meninggalkan diriku di tempat yang sudah 3 tahun bersedia menampungku, betapa aku tak ingin para pendidik hebat ini bertemu wajah yang baru sehingga beliau akan melupakan wajah kami. Betapa aku tak ingin teman-temanku tergantikan.
    But life must go on, pendidik itu bilang “Jalan kalian masih panjang. Selamat berjuang. Bawa semua hal-hal positif yang kalian dapat dari sini untuk hari esok. Cukuplah tinggal kenangan buruk kalian di gerbang SMA kita. Doa kami untuk kalian semua agar menjadi ‘orang’ yang paripurna di masa mendatang. Semangat berjuang. Pergilah. Larilah dari sekolah ini sejauh mungkin. Jangan pernah kembali sebelum kalian menggapai apapun keinginan kalian.”
    Malam itu, setiap detiknya mengeluarkan kenangan yang mahal dan bermakna…

  16. memori terindah. ketika aku dibuat surprise ulang tahun oleh teman masa kecilku. rani. tapi kabar dia aku tidak mengetahuinya. kita putus kontak 😦 dia bawa kuenya lucu banget. ngumpet-ngumpet lagi ngajak makan kue di deket meja pojokan pas disekolah. hanya berdua.

    dia tau. aku emang nggak terlalu suka pesta 😀 dia buatnya kecil-kecilan . kuenya aja imut bangat . haha

    yang ku dengar tentang dia yang terakhir. dia pindah ke luar daerah.

    intinya ini hal yang selalu terkenang buatku .

    yaumul
    @muthyelf_

  17. Memori terindah dalam hidupku adalah saat aku melihat senyum indah ibuku setelah aku kasih tau beliau bahwa aku menang giveaway buku yang pertama kalinya. Itu adalah kenangan terindah yang tak akan pernah ku lupakan untuk selamanya dan itu juga yang membuatku selalu semangat untuk ikut giveaway-giveaway lainnya walaupun sangat jarang sekali menang dan cuma pernah menang sekali selama empat bulan lebih aku ikut, tapi aku akan tetap semangat tuk ikutan.

    Nama: Leny
    Twitter: @Lenny66677291

    Terima kasih…

  18. Khoyul
    @JKhoyul

    Momment terindah yang tak bisa kulupakan adalah ketika aku menginjakkan kaki di negeri orang. Singapor dan Malaysia saat itu, dan ingin ke negera lain lagi. Membuat memori-memori indah di negeri tetangga, bertemu orang baru, adat baru, makanan baru, semua serba baru. Berbaur dan bersahabat dengan mereka. Bukan aku tak menyukai negeriku sendiri, tp hal yang aku sukai berkaitan dengan membaca, menulis dan traveling. Aku juga suka traveling di negeri sendiri.

  19. Apa memori terindah dalam hidup kamu yang nggak akan pernah kamu lupakan sampai tua nanti?

    Sebenarnya ini bisa saja disebut memori menyedihkan + memori indah yang gak akan pernah bisa dilupakan.
    Waktu itu pas masa-masa baru mulai memasuki dunia skripsi. Oh Tuhan ternyata benar seperti yang dikatakan orang-orang, skripsi itu sulit pake banget. Aku gak nyangka skripsi bisa sesulit itu. 1,5 semester aku habiskan waktu cuma untuk mengajukan judul dan itu sudah lebih dari 30 judul gak diterima dosen T_T
    Pilihan terakhir (mungkin karena dosen nya udah kasian kali) akhirnya dosen pembimbing itu yang ngasih judul. truz waktu tinggal 3 bulan dan aku harus menyelesaikan skripsi bab 1 sampai akhir plus mengerjakan sebuah pemrograman untuk skripsi (karena jurusan mewajibkan bikin program– sebuah software)
    Dan alhamdulillah berhasil diselesaikan dalam waktu 3 bulan dan mendapatkan nilai A.
    Pas diwisuda itu rasanya bahagia banget banget banget. Gak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

    @hanafumiko

  20. Etika Widyawati
    @etikawdywt
    Momeri terindahku itu saat dia (re: gebetan) ngajak aku ngomong cuma buat nyampein salam dari temen lamanya yang kenal aku. Nggak lama, cuma beberapa detik. Tapi rasanya pengen ngulang semua yang terjadi hari itu. Curhat sedikit ya, aku hampir nggak pernah ngobrol sama dia hehe.

  21. ”Apa memori terindah dalam hidup kamu yang nggak akan pernah kamu lupakan sampai tua nanti?”

    Entah kenapa, begitu liat pertanyaan ini, begitu saja terlintas dipikiran tentang sesorang. Dia adalah sahabatku. Kita bertemu saat tahun 2006 lalu ketika dia pindah disebelah rumahku. Aku suka memanggilnya dengan Mbak Rara. Dia setahun lebih tua dariku, dan merupakan sosok gadis yg hebat dan pintar. Banyak ilmu yang kudapat darinya. Dan, terkadang, dia juga suka mengajariku pelajaran sekolah yang belum bisa aku mengerti. Setiap akhir pekan juga, biasanya kita menghabiskan waktu untuk bersepeda, olahraga main bulu tagkis, danlainlain. Yang jelas, dia seperti seorang kakak perempuan yang tak pernah kumiliki bagiku. Tapi kebersamaan kita ternyata nggak berlangsung lama. Tahun 2008, dia pindah rumah lagi mengikuti ayahnya oleh tuntutan pekerjaan. Kita lost contact. Sampai sekarang.

    Jadi, ketika ditanya memori terindah dalam hidupku yang nggak akan pernah kulupakan, maka aku akan menjawab dengan seluruh waktu yang kuhabiskan bersama Mbak Rara. She’s really something for me. Semoga aja dia baik-baik disana dan selalu berbahagia. Aduh jadi baper lagi 😄

    Nama : Faiz Istighfara
    Twitter : @lisyaann

  22. Apa memori terindah dalam hidup kamu yang nggak akan pernah kamu lupakan sampai tua nanti?

    Memori terindah dalam hidupku adalah Fakta bahwa aku pernah memiliki persahabatan dimasa SMA yang penuh kenangan manis pahit . Mereka yang dulu bersamaku melangkah menuju tempat belajar yang sama .Meski orang lain mengatai kami seperti Girlband gagal audisi saat berjalan bergerombol , tapi kami tidak peduli . Dunia serasa secerah bunga matahari saat kami bersama. Orang bilang persahabatan antar cewek terlalu dangkal .Mungkin benar ,tapi nggak semua dangkal kok.
    Dari pada nguber dan ngomongin cowok , kami lebih tertarik duduk bersesakkan di dalam KBU warnet yang sempit untuk menonton film bersama streaming Youtube ( dulu belum punya laptop) , menyanyi kor diparkiran sepeda sebelum pulang sekolah , Saling bertukar novel dan komik , dan yang paling kriminal menyobek poster artis di majalah perpustakaan setiap terbit yang baru . Untuk alasan itulah rasanya aku ingin kembali ke masa lalu dan membuat segalanya terhubung kembali . Karena aku tahu masa masa itu nggak akan pernah bisa terulang lagi , nggak ada memori yang lebih indah dari masa masa sekolah , selamanya aku akan mengingat semua itu di dasar hatiku .

    Daisy
    @Daisy_sky

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s