[Book Review] The Dead Returns

25924054

Judul: The Dead Returns

Genre: Fantasy, Mystery

Penulis: Akiyoshi Rikako

Penerjemah: Andry Setiawan

Penerbit: Haru

Tebal: 252 halaman

Harga: Rp. 55.000

Terbit: Agustus 2015

Rating: 4 of 5 stars

Sinopsis:

Suatu malam, aku didorong jatuh dari tebing.
Untungnya aku selamat.

Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin,
aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa saja.
Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan yang tadinya hendak menolongku.

Dengan tubuh baruku, aku bertekad mencari pembunuhku.

Tersangkanya, teman sekelas.
Total 35 orang.
Salah satunya adalah pembunuhku.

Koyama Nobuo kembali ke sekolah lamanya, SMA Higashi, dalam sosok Takahashi Shinji.

Suatu hari Koyama menemukan sebuah memo di laci meja sekolahnya yang memintanya datang ke tebing Miura Kaishoku. Karena merasa itu adalah memo dari sahabatnya, Koyama datang ke tempat itu dan tiba-tiba saja dia didorong. Lalu, entah bagaimana caranya, jiwa Koyama masuk ke dalam diri Takahashi, seorang pemuda yang hendak menolongnya saat terjatuh dari tebing.

Takahashi Shinji adalah sosok yang berbeda dari Koyama Nobuo. Dia tampan, anak dari keluarga yang cukup berada, punya pacar, dan anggota band segala. Sementara Koyama adalah sosok pendiam yang tidak terlalu mencolok keberadaannya di kelas. Dan karena dia semacam otaku kereta api, teman-temannya menganggap Koyama sebagai sosok yang suram.

Di SMA Higashi sebenarnya tidak ada bullying, tapi sosok seperti Koyama ini dianggap seperti tidak ada—yang sebenarnya jauh lebih menyakitkan daripada ditindas. Tapi, kalau Koyama dianggap tidak penting, kenapa dia harus dibunuh?

Dalam tubuh Takahashi, Koyama berniat mencari tahu siapa pembunuh dirinya. Satu per satu petunjuk berdatangan dan memberikan banyak kejutan dalam hidup Koyama. Apa jangan-jangan semua orang memang berniat membunuhnya? Tapi, kenapa? Lalu, siapa penulis memo berwarna seperti teh hijau yang menjadi penyebab semua ini terjadi?

Temukan jawabannya di The Dead Returns.

Review:

Whoaaa… I love you, Akiyoshi-sensei. Setelah membaca Girls in the Dark, aku nggak ragu sama sekali untuk membeli The Dead Returns. Dan aku sangat puas karena di novel ini Akiyoshi-sensei kembali memberikan banyak kejutan yang membuat aku sampai melongo.

Sebenarnya, aku sudah tertipu dari awal. Aku pikir kita akan diajak berkenalan dengan sosok Koyama sebelum dia dibunuh, tapi dugaanku salah. Kita justru langsung diajak menyelami karakter Koyama dalam sosok Takahashi yang berbeda jauh dengan dirinya. Walaupun awalnya merasa asing, perlahan sosok Koyama jadi berubah agar bisa menyesuaikan dengan sosok Takahashi meski sifat aslinya nggak sepenuhnya hilang. Ya, kadang karakter Koyama yang melankolis dan sedikit sinis muncul ke permukaan.

Aku sih suka banget dengan karakter Koyama saat berada dalam tubuh Takahashi. Dia benar-benar bisa memainkan peran yang cukup baik untuk menjadi sosok yang berbeda dengan dirinya dulu. Aku juga suka dengan pergulatan di hatinya yang kadang tergoda ingin selamanya menjadi sosok Takahashi dan melupakan sosok Koyama.

image source: here, edited by me

Bagusnya nih, selama menjadi Takahashi, Koyama memberikan perhatian pada teman-teman sekelasnya yang juga sering dianggap tidak ada. Berkat dia, sosok-sosok yang tak kasat mata, seperti sahabatnya Yoshio-kun dan seorang gadis biasa saja bernama Maruyama-san, jadi mulai dianggap keberadaannya.

Dengan sikapnya yang bersahabat dan parasnya yang tampan, Takahashi ‘gadungan’ itu bisa dengan cukup mudah mencari tahu sedikit demi sedikit tentang kematian Koyama. Sayangnya, petunjuk yang didapat Koyama justru membuat kepalanya pusing. Dia jadi curiga kalau memang banyak orang di sekitarnya yang ingin membunuhnya. Dan di saat Koyama sedang berusaha mencari siapa pembunuh dirinya, dia mendapat sebuah e-mail yang memintanya berhenti mencari tahu tentang itu. Dari siapa e-mail itu? Sila dibaca sendiri.

Pokoknya, aku nggak menyangka dengan semua twist yang diberikan di novel ini. Serius, aku sampai ketawa—karena nggak habis pikir dengan Akiyoshi-sensei yang dengan begitu mudahnya membuat aku tertipu. Padahal petunjuknya sangat jelas. Haha… xD

Kekurangannya cuma satu: kurang banyak. Hehe…

Eh, satu lagi deh. Seperti biasa, novel dari penulis Jepang itu biasanya punya alur yang agak lambat, jadi harap bersabar membaca novel ini karena kita harus ikuti dulu adaptasi Koyama di dalam diri Takahashi.

Bagiku, The Dead Returns ini bukan hanya novel fantasi atau misteri. Di dalamnya, kita akan mendapatkan cerita tentang permasalahan di dunia remaja yang, walaupun terlihat enteng, tapi sebenarnya cukup pelik: tentang pencarian jati diri, tentang kepercayaan diri, tentang sulitnya diterima dalam lingkungan pertemanan, dan masih banyak lagi.

Aku suka banget dengan The Dead Returns ini dan aku rekomendasikan novel ini untuk kamu penggemar cerita remaja yang berbalut fantasi dan misteri tapi punya pesan yang cukup dalam.

Advertisements

One thought on “[Book Review] The Dead Returns

  1. Pingback: [Book Review] Holy Mother | Girl with Writing Problems

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s