[Blog Tour + Giveaway] The Wind Leading to Love

 

Selamat datang…

Rangkaian Blog Tour The Wind Leading to Love kali ini berhenti di blogku.

Sebelumnya, mari kita kenalan dulu dengan J-lit yang satu ini.

 

wind

Judul: The Wind Leading to Love

Genre: Romance, Adult

Penulis: Ibuki Yuki

Penerjemah: Mohammad Ali

Penerbit: Haru

Tebal: 342 halaman

Harga: Rp. 65.000

Terbit: Maret 2015

Rating: 4,5 of 5 stars

Sinopsis:

Rasa sakit itu merupakan bukti kalau kita masih hidup.

Suga Tetsuji depresi. Menuruti saran dokter, dia mengasingkan diri di sebuah kota pesisir, di sebuah rumah peninggalan ibunya. Namun, yang menantinya bukanlah ketenangan, tapi seorang wanita yang banyak omong dan suka ikut campur bernama Fukui Kimiko.

Fukui Kimiko kehilangan anak dan suaminya, dan menyalahkan dirinya sendiri sebagai penyebab kematian mereka berdua. Dia menganggap dirinya tidak pantas untuk berbahagia.

Setelah menyelamatkan Tetsuji yang nyaris tenggelam, Kimiko menawarkan bantuan pada pria itu untuk membereskan rumah peninggalan ibunya agar layak jual. Sebagai gantinya, wanita itu meminta Tetsuji mengajarinya musik klasik, dunia yang disukai anaknya.

Mereka berdua semakin dekat, tapi….

Musim panas itu, Tetsuji mengasingkan diri di Miwashi, sebuah kota di pesisir pantai, karena sedang mengalami depresi. Rumah tangganya bermasalah, tekanan pekerjaan membuatnya lelah dan kepergian ibunya membuat sakit yang diderita pria dari Tokyo itu semakin parah.

Lalu, Tetsuji tidak sengaja bertemu dengan Kimiko. Dia memberikan tumpangan untuk Kimiko yang kebetulan searah dengannya. Perempuan itu kembali ke Miwashi untuk memperingati hari kepergian mendiang suami dan anaknya. Orang bilang, Kimiko adalah Peko-Chan–sebuah ikon dari kota Fujiya–yang akan memberi keberuntungan pada orang yang memberikan tumpangan padanya. Sayang, tidak bagi Tetsuji.

Pria itu tidak suka dengan Kimiko. Baginya, perempuan itu terlalu banyak bicara dan suka ikut campur. Tapi, saat Kimiko menyelamatkan Tetsuji yang hampir tenggelam, pria itu menerima kehadiran Kimiko sedikit demi sedikit dalam hidupnya. Kimiko lalu membantu Tetsuji mengurus Rumah Semenanjung, rumah milik mendiang ibu Tetsuji, agar layak jual. Sebagai balasannya, Kimiko meminta Tetsuji untuk memperkenalkannya dengan musik klasik, musik yang dicintai Tomoki, mendiang anak laki-laki Kimiko.

Musik memang bagus. Siapa pun bisa menyendiri di dalamnya hanya dengan menambah volume suara. Tak ada yang perlu dirasakan. Yang perlu dilakukan hanyalah memasrahkan tubuh pada alunan lagu. (Hal 18)

Perlahan, kedua sosok yang kesepian dan berbeda karakter itu menjadi semakin dekat. Mereka menemukan kasih sayang di sela kesedihan yang mereka rasakan. Tapi, Tetsuji masih berkeluarga dan Kimiko masih berduka atas kepergian suami dan anaknya. Bisakah mereka bersama? Temukan jawabannya di novel The Wind Leading to Love.

Review:

Di awal membaca novel ini, aku nggak tahu akan ke mana hubungan Tetsuji dan Kimiko. Tetsuji terlihat sangat terganggu dengan sosok Kimiko. Rasanya nggak mungkin kalau pria penyendiri itu bisa jatuh cinta dengan si ‘bibi’ yang banyak bicara. Tapi Ibuki Yuki berhasil membangun chemistry kedua karakter itu dengan baik. Semuanya berjalan alami dan nggak berlebihan. Dan saat Tetsuji dan Kimiko sedang bersama, aku jadi ikut senang. Walaupun sudah dewasa, mereka nggak kalah menggemaskan dengan pasangan yang lebih muda. Hehe…

Yang aku suka dari novel ini adalah ceritanya yang kompleks tapi nggak berat. Permasalahan depresi yang dialami Tetsuji dan masalah rumah tangganya, juga rasa kehilangan yang dirasakan Kimiko dan latar belakang hidupnya yang membuat Kimiko selalu merasa rendah diri (sampai menyamakan dirinya dengan timun suri), novel ini berhasil mengangkat semua permasalahan itu dengan baik. Menggunakan sudut pandang ketiga, alur ceritanya yang lambat terasa cocok dengan permasalahan sebanyak itu. Jadi bukannya merasa bosan, aku malah sangat menikmati jalannya cerita. Penggambaran setting juga sangat baik. Aku bisa membayangkan Rumah Semenanjung dan kota Miwashi yang menjadi setting utama dalam novel ini. Pasti menyenangkan kalau bisa berlibur ke sana ya? Duduk di pantai, mendengarkan ombak. Hmm…

Suara ombak adalah nada; empasan ombak adalah melodi. (Hal 159)

Musik klasik yang membangkitkan kenangan Kimiko tentang anak laki-lakinya dan kenangan Tetsuji tentang ibunya juga digunakan sangat baik di novel ini. Bagi kita, musik klasik mungkin hanya sekedar musik. Tapi bagi Tetsuji dan Kimiko, musik klasik menghubungkan mereka dengan orang-orang yang mereka sayangi.

Adegan yang paling menyentuh dalam novel ini bagiku saat istri Tetsuji menemui Kimiko. Di situ aku jadi tahu kenapa Kimiko masih terus dibayangi duka setelah kepergian suami dan anaknya bertahun-tahun lalu. Penasaran? Beli bukunya… 😉

The Wind Leading to Love cocok untuk kamu yang suka dengan cerita cinta yang murni. Nggak ada karakter yang sempurna dalam novel ini tapi karena itu ceritanya mempunyai nilai lebih dari novel roman dewasa sejenis. Dan walaupun tokoh dalam novel ini sudah dewasa (39 tahun), aku rasa masih cocok buat kamu yang menyukai bacaan untuk dewasa muda (young adult). Memang ada sedikit konten ‘dewasa’ dalam novel ini (baik lisan maupun adegan), tapi aku rasa masih dalam kategori wajar. Terjemahannya juga enak untuk dibaca. Plus covernya, cantik banget. Timun suri, pemecah ombak, benar-benar menggambarkan isi cerita. Sekali lagi, good job buat Penerbit Haru.

wind leading to love

image source: here. edited by me.

[Giveaway]

Oke. Sekarang waktunya giveaway. Yeay…!

Penerbit Haru akan memberikan dua buah buku The Wind Leading to Love untuk dua orang pemenang. Syaratnya gampang.

  1. Kamu harus bertempat tinggal di Indonesia.
  2. Punya akun Twitter.
  3. Follow akun Twitter @penerbitharu dan @riadestriana.

Dan kamu cukup menjawab pertanyaan di bawah ini:

Kalau angin bisa menyampaikan pesan ke orang yang kamu sayang, kamu akan menyampaikan pesannya ke siapa dan apa isi pesan yang ingin kamu sampaikan?

Jawab pertanyaan dengan format:

  1. Isi pesan
  2. Akun Twitter yang bisa dihubungi

Contoh:

Aku ingin menyampaikan pesan ke Tetsuji. Isinya: Aku sayang kamu Tetsuji.

@kimikochan

Gampang, kan? Jadi, tulis jawaban kamu di kolom komentar dan jangan lupa sertakan nama akun Twitter supaya aku bisa menghubungi kamu kalau kamu menang giveaway ini. Pesannya boleh panjang, boleh pendek, yang penting harus tulus dari dalam hati. Hehe…

Giveaway ini akan berlangsung selama dua minggu dan akan ditutup tanggal 7 April pukul 23:59. Pengumuman pemenang tanggal 8 April pukul 21:00 di blogku ini dan pemenangnya akan aku hubungi via Twitter. Kalau dalam waktu 48 jam pemenang nggak memberikan kabar, hadiahnya akan aku berikan ke pemenang yang lain.

Oke deh. Segitu aja. Semoga beruntung ya… 😀

[Kuis Finale]

Dan jangan lupa, di akhir Blog Tour The Wind Leading to Love ini akan ada Kuis Finale dari Penerbit Haru. Hadiahnya:

  1. 1 Novel The Wind Leading to Love
  2. 1 buku Haru acak
Caranya:
  1. Kamu harus mengikuti Blog Tour The Wind Leading to Love dari awal sampai akhir.
  2. Di setiap akhir postingan blog, para host blog tour akan menyediakan huruf-huruf yang merupakan bagian dari sebuah KATA yang harus kamu kumpulkan.
  3. Kamu harus menyusun semua huruf-huruf tersebut ke dalam satu image hingga membentuk KATA yang dimaksud.
  4. Post image tersebut di wall fanpage Haru dan sertakan kesan-kesan kamu terhadap Blog Tour The Wind Leading to Love.

Ini huruf dariku:

Jangan lupa untuk mengunjungi host blog tour lainnya di:

Maya Floria Yasmin | http://floriayasmin.blogspot.com
Inge | http://bacaaninge.blogspot.com/ 
Biondy Alfian | http://kireinasekai.blogspot.com/
Adinda Putri Citradewi | http://surgabukuku.blogspot.com/
Febriyani Syafri | http://anotherfromme.blogspot.com
Dini Y. Nurhasanah | http://dhynhanarun.blogspot.com
Ria Destriana | you’re here…
Selviana Rahayu | https://atasnamabuku.wordpress.com/
Stefanie Sugia | http://www.thebookielooker.com/
Shen Meileng | http://thecutegeek.blogspot.com/
Selamat mengikuti blog tour… 😀
Advertisements

63 thoughts on “[Blog Tour + Giveaway] The Wind Leading to Love

  1. Aku mau menyampaikan pesan ke orangtuaku : First, kenapa aku lebih memilih bantuan angin yang mampu menyampaikan pesan daripada ngomong langsung? Karna aku malu untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi aku bener – bener sayang banget sama mereka, aku mau memberikan yang terbaik untuk mereka dan membuat mereka bahagia. Second, isi dari pesannya apa? Aku mau minta maaf sama mereka, karna aku belum bisa membahagiakan mereka sepenuhnya dan aku ingin mereka janji, bahwa mereka akan ada disisi aku lebih lama lagi :’)

    Akun Twitter : @saharani01

  2. Aku ingin menyampaikan pesan kepada mas yuda. Isinya : Terimakasih sudah mengajariku banyak hal. Terimakasih pernah memberikan kenangan-kenangan indah yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Terimakasih telah menjadi tempat berbagi untukku,tempatku menceritakan semua masalah atau pengalamanku. Terimakasih telah menjadi kakak dan teman yang sangat baik untukku. Meskipun sekarang semua berubah,tapi itu tidak mengubah semua kenangan yang kemarin pernah ada. Terimakasih untuk semuanya,mas. Semoga bahagia selalu yaa.
    @qoryroh

  3. Saya hanya ingin menyampaikan pesan kepada kedua orang tua saya. Bahwa apa yg mereka lakukan, itu salah. Bahwa, bukan cuma kami (anak-anaknya) yang harus mengerti mana yang baik dan buruk, tp mereka yg mengajari kami tdk mengerti mana yang baik dan buruk. Berharap semoga mereka bisa berubah menjadi lebih baik lagi.

    @zazadwi

  4. Ketika lisanku tak mampu mengungkapkan maka aku beharap bahwa angin dapat mewakiliku menyampaikan rasa cinta dan terima kasihku pada kedua orang tuaku …. entahlah kenpa bibir ini sangat sulit mengucapkan kata sesedarhana itu

    @Okta_S3233PM

  5. Aku ingin menyampaikan pesan pada adikku, Aisyah Dinda Maharani, yang sedang PKL di daerah Kalimantan. Isinya: Sukses selalu ya dek. Walau sekarang ngumpul-ngumpulnya cuma pas kita lagi lebaran atau sekolahan kamu yang libur, uni pingin banget dibonceng kayak waktu kita SMA dulu :’) I love you and I miss you sooooo much~~~~

    @realdianmrani93

  6. Aku ingin menyampaikan pesan untuk Gina, hai kawan dimana kau sekarang? cepatlah kabari aku yaaaa. Andai aku udah jujur dari pertama, andai aku gak nutupin sampai sekarang, andai aku merahasiakan ini dari kamu, apa kamu mau tetep jadi teman aku? tetep maulihat wajah aku? Jujur sejujur jujurnya, aku ada rasa juga sama orang yg kamu sukai.Sungguh aku gak ada maksud untuk berkhianat atau apa, tapi rasa ini datang sebelum kamu cerita kalau kamu juga suka dia, sungguh. Maaf, maaaf bgt aku gak bisa jujur sama kamu, aku takut kalau kamu ngerti nanti kamu gak mau lihat aku lagi, kamu benci aku. Aku gak mau itu terjadi. Maaf, maaf banget aku nyembunyiin ini semua, maaafffff. Satu sisi aku mau kamu tau yg sebenarnya, sisi lainnya aku gak mau pertemanan kita putus, gak mauuuu. Tapi entah kenapa, kalau liat kamu bahagia sama dia, aku juga ikut seneng, nah di situ saya kadang merasa bingung, tapi sudahlah, [maaf kak, curcol]

    @noerfaradila

  7. Aku ingin menyampaikan pesanku kepada temanku, Alfian. Yang isinya: “Jujur saja,aku memang menyukai pria berwajah oriental dan kamu adalah satu-satunya teman pria ku yang berwajah oriental. Tapi, aku tidak meminta lebih darimu. Aku hanya ingin tahu,sekarang kamu ada dimana? Kamu pergi begitu saja dari kehidupanku tanpa bicara satu kata pun. Sudah lama sekali kita tidak bertemu. Aku hanya berharap kita dapat bertemu walau hanya 1 detik. Aku rindu berkata ‘Hi’ padamu… Ya,hanya itu.”

    @rizKorea

  8. Aku ingin, angin menyampaikan pesanku pada seseorang disana.
    Seseorang yang meninggalkan timur kami, untuk mencari harapan baru.

    Walaupun aku tidak mengucapkannya secara langsung sambil menjabat tanganmu, paling tidak angin menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilanmu mencapai salah satu impian terbesarmu. Maaf, aku terlalu takut dan memilih jadi pengecut.
    Aku senang mendengar kabar bahagia itu. Kamu memang pantas mendapatkan ini semua sebagai hadiah kerja kerasmu. Kamu pantang menyerah, kamu akan mengupayakan apapun demi mendapat apa yang kamu inginkan. Inilah salah satu sifatmu yang aku suka dari dulu, ya DULU..
    Terima kasih untuk semuanya. Aku akan selalu mengingat seberapa besar pengaruh positifmu dalam kehidupanku. Intinya, aku belajar banyak darimu. Aku terinspirasi karenamu dan aku termotivasi semangatmu.
    Kau tahu? Banyak kata yang ku rangkai untukmu. Tapi tak satupun ku kirimkan. Aku terlalu pelit, aku tak ingin berbagi karena pada akhirnya aku akan melukai diriku sendiri.
    God Bless You 🙂

    @rinicipta
    Terima kasih kak, wish me luck!

  9. Kalau angin bisa sampaikan pesanku, aku pengen banget sampaikan ke fandi yang ada di malang.
    Isi pesannya: awalnya aku cuma sekedar suka sama kamu, lama-kelamaan aku sadar kalo aku sayang sama kamu dan sekarang kamu jauh di malang dan hampir 2 tahun kita gak ketemu dan gak ada kabar apapun dari kamu. Aku kangen banget sama kamu, maaf aku cuma bisa pendam rasa sayangku diam2. Aku harap kamu jalani hidupmu dengan baik, dan tetep jadi pemain futsal favoritku!

    @dhen_yoiyoi

  10. Aku ingin menyampaikan pesan pada “A” – orang yang pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupku.

    Isinya : “A” bagaimana kabarmu di sana? sehatkah? Aku masih saja merindukanmu, apa kau juga merindukanku? Aku berharap kau bisa hidup bahagia walau pun tanpaku lagi.. :’)

    @Anggie_Ann06

  11. Pesan : “Hey, bagaimana kabar kamu sekarang ? Aku dari masa lalumu. Masa lalu yang terkenal santai, dan kurang bekerja keras. Apakah kamu sudah sukses ? Apakah kamu sekarang bekerja sesuai dengan impianku selama ini ? Kamu dah berhasil gak nerbitin novel atau yaa paling tidak ngirim cerpen di koran dan diterbitkan ? Pasti belum yaa ?.. Tenanglah, jangan menyalahkan diri kamu ! Itu salahku kok.. Salahku yang kurang keras berjuang, salahku yang kurang keras berusaha.. Maafkan diriku yang sudah menjadi masa lalumu yaa.. Tapi tetap, aku ingin kau yang menjadi masa depanku, menjadi sosok yang sukses dan bisa membahagiakan/membanggakan orang tua.. Teruntuk masa depanku~~

    Twitter : @Sofhy_Haisyah

  12. akan kusampaikan pesan melalui angin untuk Papa dan Mama. 🙂
    kami bukan tipe keluarga yang pandai mengekspresikan rasa sayang atau maaf kepada satu sama lain. secara verbal, kami tidak penah saling mengungkapkan satu sama lain meski banyak yang mengatakan ungkapan lisan adalah hal sederhana yang bisa jadi pupuk cinta sebuah keluarga. maka dari itu, jika angin bisa menyampaikan pesanku pada mereka, aku ingin mengatakan,
    “aku selalu dan sungguh menyayangi kalian, everyday & all the time, di tiap hari-jam-menit-detik. aku selalu ingin melihat senyum manis di wajah kalian setiap hari. aku akan sedih jika melihat kalian murung dan kesusahan. Pa, Ma, bersabarlah mempunyai anak sepertiku. jangan bosan dengan keluh kesahku. maaf jika sampai hari ini aku belum bisa kasih apa-apa yang berarti buat kalian. maaf juga terkadang aku egois dengan berkata ‘seorang anak tidak pernah meminta untuk dilahirkan ke dunia’ tiap kali aku disalahkan. terima kasih atas semua yang sudah diberikan kepadaku. aku tahu aku tidak akan pernah bisa membalasnya dengan apa pun. saat ini hanya doa yang bisa kuhaturkan dengan tulus, semoga di usia senja ini kalian selalu dinaungi kebahagiaan dan tak pernah luput dari berkah Tuhan. aamiin.”

    @murniaya

  13. Bismillahirrahmanirrahim, semoga beruntung^_^

    Isi pesan: Aku ingin menyampaikan pesan ke Kakakku. Isinya: Apa kabar, Teh? Semog baik-baik aja, ya. Keluarga disini Alhamdulilah sehat semua 🙂 Teteh harus sehat, ya jangan sakit aja :’) Aku kangen pisan sama teteh, do’ain aku lulus UN dengan nilai terbaik, ya. Love u and Miss u:*

    nb : duh maaf ka jadi pake bahasa sunda 😀
    Akun Twitter: @biancanitta

  14. Aku mau menyampaikan pesan pada ayah dan mamaku.
    Aku akan berjuang sekeras mungkin untuk membanggakan mereka berdua dengan mendapatkan nilai yg sangat memuaskan dan bisa masuk PTN terfavorit!

    @sandra129499os

  15. Jika, bukan hanya jika, tapi aku berharap angin tidak hanya menyampaikan pesanku padamu tapi juga pada semua orang yang dilaluinya hingga semua orang yang mendengarkannya pun turut berdoa untukku, Untuk Kita. Aku tau takdir itu tidak akan pernah berubah. Tapi, dalam setiap sujudku, setiap hembus nafasku, aku ingin takdir itu milik kita berdua. Aku ingin kau percaya bahwa kita bisa bersatu sampai jenjang terakhir kehidupan kita. Aku tak tau kemana Allah akan membawa kita berdua. Tapi setiap keputusanNya adalah yang terbaik, dan aku tak pernah mengharapkan hal terbaik itu datang dari orang lain selain dirimu. Orang yang selalu mengisi ruang di sampingku bertahun-tahun ini. Berdoalah, percayalah, dan yakinilah Tama, we can do it right?
    Amin, amin, amin…

    @anaindriyani

  16. Kalau angin bisa menyampaikan pesanku ke orang yang kusayang, aku ingin dia sampai ke Eyang Putri di surga kalau aku sangat mencintainya. Dan sampaikan juga maafku karena nggak bisa menuruti permintaan terakhirnya yang sepele banget tapi sangat kusesali sampai sekarang. Keinginan Eyang makan biskuit isi selai strawberry yang pernah aku berikan padanya. Tapi saat beliau meminta lagi aku nggak tau yang dimaksud adalah biskuit itu. Andai angin juga bisa membawa kembali aku ke masa itu.

    Anis Antika
    @AntikaAnis

  17. Angin….bawalah pesanku untuk guru saya, Pak Pono. Assalamualaikum, Pak. Apa kabar? Saya harap baik-baik saja. Terima kasih atas segala hal yang telah Bapak berikan kepada saya. Mungkin bapak tidak merasa bahwa semua petuah bapak itu saaaangaaaaaaat bermanfaat bagi saya sehingga saya masih kokoh dan bertahan menjalani hidup dengan prinsip yang bapak kemukakan. Membuat saya lebih menghargai proses, berani mengambil resiko lebih dan bertanggung jawab. Terima kasih telah menjadikan saya lebih tegar. Saya kuat, bapak hebat! 🙂 hehe

    @azhanifa

  18. Dear mom,
    ica kangen banget sama mama.. ica kaget banget waktu lihat badan mama gak bergerak.. napas mama sudah terputus.. mama pergi.. ica sedih, ma,, tapi ica pikir ini mungkin yang terbaik untuk mama.. mama sudah sampai titik dimana semangat hidup itu hilang.. ica masih ingat suapan terakhir ica untuk mama.. itu risol kesukaan mama kan?

    ma, mudah-mudahan mama baik-baik saja di alam kubur.. semoga semua rasa sakit yang mama rasakan selama ini bisa menggugurkan dosa mama dan memudahkan mama di alam kubur maupun di hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan Allah.. mudah-mudahan kita bisa ketemu lagi di surga ya,ma.. insyaaAllah..

    @icajahe

  19. Kak kalo pesannya 2 boleh kannn…
    1. Buat guru Kimia, Fisika, Biologi ku di SMA. Terimakasih yaaa pak/bu, dulu waktu SMA aku sering dapat remidi. Sekarang aku di kampus gak pernah remidi gara2 masih ingat pelajaran jaman SMA, terutama yg pernah remidi. Lumayan lah prestasinya dapat hadiah dari jurusan. 🙂
    2. Buat pendamping hidupku kelak :3. Mungkin saat ini aku belum mengenalmu atau sudah mengenalmu tapi belum sadar hehehe. Tapi kuharap kelak kau bisa menjadi imam yang baik untukku dan mejadi pasangan hidup yang setia. Untuk saat ini aku akan terus mengevaluasi diriku agar aku layak berada disamping mu. ❤
    Anginnn tolong sampaikan lah pesanku ini…..
    @khurilrosyida

  20. Aku ingin menyampaikan pesan ke Mark. Isinya: Melalui angin tropis dengan paket cinta kilat khusus ini (anginnya beraroma cokelat biar kamu happy terus), aku ingin menyampaikan perasaan cintaku. Kamu memang tak sempurna, tapi kamu sempurna bagiku. Kalau engkau angin, aku ingin menjadi butiran pasir dan debu yang selalu menemani dan mengganggu hidupmu =)

    @siscacook

  21. Isi pesan: pesannya buat ibu. Saya bukan tipe orang yang bisa ngomong langsung tentang perasaan saya. Selama ini sering sedih juga gara-gara ibu saya selalu ngerasa saya nggak terlalu sayang sama beliau. Saya nggak pernah bisa bilang “Saya sayang sama Ibu” atau “Terima kasih udah ngerawat dan sayang sama saya selama ini”, atau “Maaf kalo saya sering ngecewain Ibu”. Saya pengen banget ngomong langsung. Tapi saya nggak bisa. Saya pengen Ibu saya tau kalo saya sayang sama beliau meskipun itu hanya lewat angin

    Akun Twitter yang bisa dihubungi : @tikikabum

  22. Aku ingin angin membawa pesan buat bapak dan ibu ku..
    Wahai angin hantarkan ini untuk Bapak dan Ibu »» Bapak dan ibu..aku sangat menyayangi kalian..teruslah tersenyum karena senyuman kalian adalah kekuatan hudupku..dan maafkan aku belum bisa membahagiakan ibu dan bapak.. 🙂 dari anakmu fita…
    Keluarga ku memang terkesan kaku untuk mengucapkan kata sayang atau maaf..namun bahasa tubuh mereka tidaklah demikian..mungkin kita tidak terbiasa melakukan itu semua jadinya terasa ganjil kalo mengatakan hal tersebut…meski hari rayapun, aku masih belum bisa mengatakan semuanya hanya bisa menangis dan meminta maaf sambil mengecup tangan mereka..
    @fitania09

  23. Untuk sahabat jiwaku yang mengubah diriku.
    Makasih untuk waktu berharga yang sudah mau kamu lewatkan bersamaku. Makasih karna udah mau sabar hadapi ketertutupanku selama ini. Makasih karna udah menjadikan aku semakin kuat dan berani. Makasih karna uda ngertiin aku dan segala hobiku yang keterlaluan. Ayo, kita lalui lagi semuanya bersama2. Sampai akhir nanti.

    @ChaEcungMochi

  24. aku ingin menyampaikan pesan untuk teman lama yang jauh disana. karena tidak bisa menghubungimu, aku berharap angin dapat menyampaikan rasa rinduku. kuharap, setiap kali angin menerpa kulitmu, atau membelai rambutmu, kau akan mengingatku, setidaknya penasaran dengan kabarku sekarang. meski jauh, namun kita masih bersahabat, walau tak pernah bertemu dan tahu kabar masing-masing, aku ingin kau tahu kalau meskipun kini ada sahabat yang sangat akrab denganku seperti kita dulu, tapi tak seorang pun yang mengambil tempatmu. tempatmu masih ada disini.

    @mutmainnahJ

  25. Aku ingin menyampaikan pesan kepada budhe di surga.
    Aku ingin mengatakan hal yang belum sempat terucap semasa hidupmu. Aku menyayangimu, budhe. Terima kasih sudah merawatku dari kecil. Memberikan kasih sayang yang sama besar dengan kakak-kakak sepupuku. Sehingga sebagai anak sulung, aku bisa merasakan punya kakak. Hanya 16 tahun kebersamaan kita, namun sampai detik ini masih kurasa hangatnya pelukmu. Aku merindukanmu. Namun aku tahu, kamu lebih bahagia di sana bersama pakdhe.

    @tyashc

  26. To Mom : Kita mungkin sering berselisih paham, berbeda opini dan pemikiran, sering mengecewakan dan menyakiti satu sama lain, tapi semoga Mama tahu kita tetap saling menyayangi apapun yang terjadi, hingga suatu hari Mama bisa menerima keputusan yang udah aku ambil. Aku ingin kita sama-sama bahagia.

    @ekamustika09

  27. Jika angin bisa menyampaikan pesan ke orang yang kusayang, maka aku akan menyampaikan pesan ini untuk Iskandar, seseorang yang tidak bisa kulihat bahkan kutemui hari ini dan selamanya

    Darimu, kutemukan diriku. Darimu, aku mengenal arti “Saudara”. Kepergianmu menyadarkanku arti sebuah kehilangan. Kehilanganmu mengajarkanku arti keberadaan. Kamu yang selalu ada, menjadi bagian dari hidup bahkan diriku sendiri. Kau, membuatku menyadari arti sebuah pengorbanan. Terimakasih teman, karena telah menyadarkanku. Kau, inspirasiku. Kau membuatku menjadi seseorang yang mau berharap, bahwa hari esok pasti ada.

    “Kenangan, kadang terasa lebih nyata dari kenyataan. Seberapa pun besarnya perjuangan membuat kenangan itu jadi nyata, kenangan hanya hidup dalam ingatan.”

    Sekeras apapun aku mencoba untuk melupakanmu, sekeras itu pula kau hadir dalam setiap mimpiku. Jadi, untuk yang terakhir ini, biarkan dirimu tetap hidup dalam ingatanku. Aku akan selalu mendoakanmu, disana. Dan aku juga yakin kau pasti mendapatkan tempat paling indah disisi-Nya.

    @HikariMio

  28. Kalau angin bisa menyampaikan pesan ke orang yang kamu sayang, kamu akan menyampaikan pesannya kepada sahabatku, namanya Ai.
    Isi Pesannya : Ai, saya sangat merindukan kamu, saya merindukan saat-saat dimana kita ngobrol bersama, menghabiskan waktu bersama. Saling mengucapkan selamat pagi, selamat tidur satu sama lain. Menghabiskan malam natal dan malam tahun baru bersama. Saya ingin waktu itu kembali lagi
    kenapa saya ingin menyampaikan pesan ini lewat angin? karena Ai sudah tidak bisa terlihat, Ai entah berada dimana. mungkin lewat angin ia bisa mendengar pesan saya. lewat angin perasaan saya bisa tersampaikan kepadanya :’)
    Ai-kun.. hontouni aitakatta :’)

    @anggiakristiani

  29. Twitter : @ruth_shiela

    Kalau angin bisa menyampaikan pesan kepada orang yang aku sayang, aku akan menyampaikan pesan kepada :
    1. Orang tuaku. Ya, mereka sangat berarti di dalam hidupku. Tanpa mereka, aku tidak akan bisa hidup dan tumbuh dewasa seperti sekarang ini.
    Ucapan terima kasih setiap hari saja tidak akan cukup untuk mengekspresikan perasaanku. Dengan bantuan angin yang bisa berhembus setiap saat dan kapan saja, aku ingin
    mengucapkan pesan pada mereka setiap hari, setiap jam, setiap menit, dan setiap detik yang berisi : Pa, Ma, Terima kasih atas perhatian yang selalu kalian berikan padaku. Kalian tidak pernah lelah
    dalam mengurusi aku dan mendengarkan setiap keluh kesahku. Dimanapun dan kapanpun, aku selalu mencintai kalian.

    2. Teman-temanku. Sejak aku kecil hingga dewasa sekarang ini, aku telah banyak memiliki teman-teman yang selalu baik dan peduli padaku. Di saat sedang mengalami kesulitan,
    mereka selalu hadir dan siap untuk membantu dan mendengar keluh kesahku. Banyak pula waktu menyenangkan yang telah aku habiskan bersama mereka. Namun seiring berjalannya waktu,
    mereka kini telah terpencar-pencar dan banyak yang tinggal di kota lain untuk hidup bersama pasangan mereka. Lewat bantuan angin yang selalu ada di berbagai penjuru dunia, aku ingin
    menyampaikan pesan : Teman-temanku, terima kasih untuk banyak waktu menyenangkan yang telah kita habiskan bersama. Bagiku itu selalu menjadi momen terindah yang tidak akan pernah aku lupakan.
    Aku selalu merindukan masa-masa bisa hangout bersama kalian lagi. Kalau ada waktu, jangan lupa mampir ke Bandung lagi ya. Miss you all.

    3. Pasangan hidupku : Menyatakan perasaan lewat lisan maupun tulisan pasti sudah biasa kan? Tapi kalau menyampaikan perasaan lewat angin yang berhembus, ini baru luar biasa.
    Untuk someone special, tentunya menyatakan perasaan harus lewat cara yang spesial juga donk.^^
    Melalui angin, aku ingin mengatakan padanya : Terima kasih sudah begitu sabar serta selalu memberikan rasa sayang dan perhatian yang begitu banyak padaku. Aku mencintaimu.

  30. Andaikan angin dapat menyampaikan pesan pada orang yang aku sayang, aku ingin menyampaikan pesan pada seseorang yang menjadi cinta pertamaku.
    Sepuluh tahun yang lalu aku tidak mampu untuk mengungkapkan perasaanku padanya, dan sekarang aku tidak tahu dimana keberadaannya.
    Angin pasti tahu keberadaan setiap orang, termasuk cinta pertamaku ini.
    Lewat bantuan angin, aku ingin menyampaikan padanya, “Terima kasih telah menemani dan membuat hari-hariku menjadi lebih menyenangkan dengan kehadiranmu.
    Maafkan aku jika telah banyak melakukan kesalahan kepadamu. Maafkan aku juga yang saat itu tidak mampu menyatakan perasaan sayangku kepadamu.
    Dimanapun engkau berada sekarang, aku berharap semoga engkau selalu hidup bahagia. Aku akan selalu mendoakan kebahagiaanmu.

    Twitter : @angels_rutherfo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s