[Book Review] Doki Doki Game: Start!

doki doki game

Judul: Doki Doki Game: Start!

Genre: Thriller, Misteri

Penulis: Ran Orihara

Penerbit: Ice Cube KPG

Tebal: 206 halaman

Harga: Rp. 48.000

Terbit: September 2014

Rating: 4 of 5 stars

Sinopsis

Menjadi korban tabrak lari saat berumur 10 tahun membuat Hoga Kuon tiba-tiba bisa mendengar suara detak jantung orang-orang di sekitarnya. Keanehan itu membuat hidup Kuon menjadi tak tenang, tapi lama-kelamaan justru membuatnya memahami perasaan orang. Takut, cemas, sedih, bahagia, dengki, cemburu—semua perasaan itu memiliki irama debaran jantung yang berbeda, dan Kuon bisa mendengar semuanya dengan sangat jelas.

Kecuali Yamane Runa.

Anak perempuan itu adalah satu-satunya manusia hidup yang sama sekali tak terdengar degup jantungnya. Kuon kecil bertemu dengan Runa dan menceritakan rahasianya sebelum gadis itu menghilang tiba-tiba.

Enam tahun kemudian, Hoga Kuon tumbuh menjadi pemuda yang ditakuti berkat kemampuannya membaca detak jantung. Dia menciptakan permainan kolosal mengerikan bernama doki doki game di sekolahnya, SMA Seishin Gakuen. Tak ada seorang pun yang berani melawannya.

Kecuali Yamane Runa.

Murid pindahan itu kembali dengan misi mengalahkan Kuon dalam doki doki game.

Dan Kuon tetap tak bisa mendengar degup jantungnya!

Setelah terbangun dari koma, Hoga Kuon tiba-tiba bisa mendengar detak jantung orang-orang di sekitarnya. Kemampuan aneh itu menjadi mimpi buruk untuknya. Dia jadi menjauh dari keramaian. Dia juga harus menerima kenyataan kalau kedua orangtuanya takut saat melihatnya. Kuon jadi tidak percaya dengan orang lain. Dia bisa tahu perasaan yang dirasakan orang lain saat mendengar detak jantung mereka.

Suatu hari, di depan rumah sakit, Kuon bertemu seorang gadis manis berkulit pucat bernama Yamane Runa. Ada satu hal yang membuat Kuon kaget saat dia berkenalan dengan Runa. Kuon tidak bisa mendengar detak jantung gadis itu! Kuon curiga kalau Runa bukan manusia, tapi Runa menanggapinya dengan santai.

“Mungkin aku memang tidak punya detak jantung. Karena pada dasarnya aku ini orang yang tidak memiliki perasaan.”

Setelah pertemuan itu, Kuon tidak lagi bertemu dengan Runa. Gadis itu memang pindah ke kota lain. Sampai suatu hari Runa kembali ke Tokyo. Ada satu kasus yang harus diselesaikan Ayah Runa. Runa lalu mendaftarkan diri di SMA Seishin Gakuen. Di sana dia duduk bersama dengan laki-laki cuek bernama Arima Kouhei.

Sekilas SMA Seishin Gakuen terlihat seperti SMA biasa. Semuanya terlihat baik sampai akhirnya Runa mengungkapkan tujuannya datang ke sekolah itu: Mengalahkan penguasa sekolah. Itu adalah teka-teki dari ayahnya yang harus Runa tuntaskan.

Dari Kouhei, Runa jadi tahu kalau di SMA Seishin Gakuen ada sebuah permainan bernama Doki Doki Game. Permainan itu diciptakan oleh sang penguasa sekolah (Ousama–yang artinya raja) yang berada di Doki Doki Club. Seluruh siswa harus mengikuti permainan itu dan peserta yang kalah akan mendapatkan hukuman yang bukan main menyeramkannya di nero class.

Runa ternyata tidak takut dengan permainan itu. Kouhei lalu mengajaknya menemui Ousama.

Dan… Ousama itu ternyata… Hoga Kuon!

Tidak seperti Kuon yang terkejut melihat Runa, gadis itu tidak mengingatnya.

Lalu, apa yang terjadi selanjutnya dengan dua remaja itu? Bisakah Runa memenangkan Doki Doki Game? Bisakah dia merebut posisi Kuon? Temukan jawabannya di Doki Doki Game: Start!

Review:

Whoa…! Seru banget baca Doki Doki Game ini…!

Rasanya kayak baca novel terjemahan. Keren banget Ran Orihara… 😀

Ini pertama kalinya aku baca karyanya Ran Orihara, tapi aku sudah sering mendengar namanya, juga beberapa karyanya yang selalu berbau Jepang. Makanya pas Ice Cube mengeluarkan novel terbaru Ran Orihara yang ini, aku langsung penasaran. Jujur, aku bingung menaruh novel ini dalam genre apa, makanya aku masukkan ke thriller dan misteri aja karena baca bukunya bikin doki doki (deg-degan :p).

Novel ini ditulis dalam POV ketiga jadi penulis bisa bebas memainkan peranan dalam cerita ini. Kita jadi tahu kehidupan Kuon, Runa dan karakter lainnya. Alurnya juga maju, jadi nggak terlalu pusing saat membacanya (walau masih banyak misteri yang belum terungkap).

Setting yang digambarkan juga sangat terasa. Kayak yang aku bilang di atas, novel ini kayak novel terjemahan Jepang. Aku sih pas baca novel ini membayangkan adegannya kayak di dorama/anime biar berasa Jepang banget. Dan yang paling aku suka adalah sisipan beberapa bahasa Jepang. Jadi bikin kangen belajar bahasa Jepang lagi. Hmm…

Penggambaran karakter juga sangat baik. Setiap karakter punya ciri khas sendiri, baik pemain utama maupun pemain pendukung. Runa yang kalem tapi misterius, Kouhei yang cuek tapi baik hati, dan Kuon yang dingin tapi perhatian. Aku berharap akan ada cinta segitiga di antara mereka. Hehe…

Untuk temanya sendiri sebenarnya cukup umum. Kuon yang nggak bisa mendengar suara jantung Runa sekilas seperti Edward Cullen yang nggak bisa mendengar suara hati Bella Swan (Iya, aku dulu jatuh cinta sama Twilight Saga :p). Tapi dengan adanya Doki Doki Game, ceritanya jadi punya daya tarik sendiri.

Satu lagi, cover bukunya keren. Hitam. Misterius. Itu gambar Kuon kan ya (atau bukan)? Dia digambarkan seperti King dalam permainan kartu. Dia memang punya posisi tertinggi di sekolah itu. Buktinya Doki Doki Game bisa diadakan kapan saja tanpa ada guru yang berani membantah. Tapi, kok bisa?

Nah itu. Sayangnya di novel ini belum banyak jawaban yang bisa kita dapatkan. Kenapa Kuon menciptakan permainan itu, kenapa Runa harus mengalahkan Kuon, kasus apa yang harus diselesaikan Ayah Runa, itu semua belum bisa terjawab soalnya novelnya bersambung (ini terpaksa spoiler biar kamu yang belum baca bisa menerima dengan lapang dada kalau ceritanya digantung). Hiks hiks…

Semoga aja Ran Orihara bisa menyelesaikan lanjutan novel ini secepatnya, jadi aku nggak mati penasaran sama akhir ceritanya 😀

Omong-omong, aku sebenarnya suka sama Kuon, tapi aku lebih suka Kouhei. Yeah, I’m a big fan of side character. Di bawah ini Kouhei yang ada dalam khayalanku. Cakep ya? Huehehe…

Image source: here. Edited by me.

Image source: here. Edited by me.

Buat yang suka cerita remaja yang nggak selalu soal cinta dan buat yang suka cerita yang seru, kalian wajib baca novel ini.

Oh, satu hal lagi. Yang pasti aku nggak mau sekolah di SMA Seishin Gakuen dan ikut Doki Doki Game itu. Thanks. *kabur*

Advertisements

7 thoughts on “[Book Review] Doki Doki Game: Start!

  1. Ini novel kereeennn banget. Bikin doki doki hahay, yang kedua juga gak kalah seru. Banyak couple yg aku suka disini selaen RunaKuon. Ide & penyelesaian ceritanya itu lohh mantep. Sinkron badai dari awal ampe akhir :3

  2. Pingback: [Book Review] Doki Doki Game: Over? | Girl with Writing Problems

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s